Selasa, 04 Oktober 2016

Sidang Tuntutan Jaksa Kasus Pembunuhan Mirna

26 kali sidang sudah dilewati, saksi-saksi ahli yang dihadirkan dari pihak Jaksa Penuntut Umum dan Penasehat Hukum untuk memberikan keterangan guna mengungkap kasus kematian Wayan Mirna Salihin. Dari awal persidangan Jessica selalu bersikap tenang dan itu memunculkan tanda tanya bagi para saksi ahli. Berbagai debatpun selalu mewarnai tiap persidangan dan tiba saatnya pada hari ini tanggal 5 Oktober 2016 Sidang Tuntutan Jaksa terhadap terdakwa Jessica Kumolowongso, yang direncanakan pada pukul 10 WIB. Memang kasus ini sudah banyak menyita perhatian masyarakat, bagai mana tidak sidang kasus ini sudah 4 bulan lamanya dan kini memasuki sidang ke 27. Masyarakat sudah menunggu hasil akhir persidangan, bahkan banyak yang berusaha untuk bisa menyaksikan persidangan secara langsung di Pengadilan Negeri Jakarta. Akankah Jessica di vonis bebas dari tuduhan pembunuhan Wayan Mirna Salihin ataukah dia harus menerima hukuman atas pembunuhan tersebut. Semoga saja hakim bisa memberikan keputusan yang seadil-adilnya.

Selengkapnya »»

Dimas Kanjeng Taat Pribadi bikin Heboh

Setiap orang memang membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Di tengah himpitan ekonomi, orang-orang banyak yang mencari cara untuk mendapatkan uang dengan cara instan demi memenuhi segala kebutuhan hidupnya, fenomena seperti ini ternyata dimanfaatkan oleh Taat Pribadi atau yang lebih dikenal Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Dia menawarkan kemudahan kepada oranglain untuk mendapatkan uang dengan cara cepat dan mudah yaitu dengan cara penggandaan. Meskipun terdengar aneh tapi ada orang yang mempercayainya dan rela memberikan sejumlah uang yang katanya sebagai mahar untuk digandakan oleh Taat Pribadi. Dengan demo dan cara-cara yang dia lakukan untuk menarik perhatian orang ternyata dia berhasil menarik banyak pengikut bahkan dalam kurun waktu yang begitu cepat pengikutnya sudah mencapai ribuan, kendati demikian dari sekian banyak pengikut ada yang merasa capek dan kecewa dengan janji yang ditawarkan Dimas Kanjeng. Adalah Abdul Ghani dan Ismail yang telah lama mengikuti Dimas Kanjeng dan menyerahkan sejumlah uang dengan harapan uang yang dia serahkan bisa digandakan oleh Dimas Kanjeng. Tapi setelah sekian lama harapannya kunjung terpenuhi akhirnya Abdul Ghani dan Ismail pun merasa kecewa dan bermaksud mencari kebenaran dari Dimas Kanjeng. Setelah dia mengetahui kebenarannya yang ternyata bahwa kegiatan yang dilakukan dan janji-janji yang diberikan Dimas Kanjeng adalah bohong dan hanya penipuan akhirnya dia memutuskan untuk melapor kepada pihak kepolisian. Tidak lama kemudian Abdul Ghani dan Ismail pun ditemukan tewas. Berdasarkan keterangan dari keluarga korban maka kecurigaan polisipun langsung tertuju pada Dimas Kanjeng dan setelah dilakukan penyelidikan Dimas Kanjengpun ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap. Penangkapan Dimas Kanjeng membuat kasus penipuan penggandaan uang semakin geger dan para pengikutnyapun satu persatu melapor tentang penipuan yang dilakukan Dimas Kanjeng. Polisi terus melakukan penyidikan untuk mengumpulkan bukti2 kejahatan Dimas Kanjeng. Polisi terus mencari bukti-bukti untuk membongkar kasus penipuan dan pembunuhan 2 orang pengikut Dimas Kanjeng itu. Berdasarkan keterangan para saksi akhirnya ditemukan 6 orang pelaku pembunuhan atau eksekutor terhadap 2 orang pengikut Dimas Kanjeng. Meskipun sudah ditangkap, tapi sampai kini masih ada pengikut yang masih mempercayai Dimas Kanjeng dan bertahan di padepokan. Dimas Kanjeng memang sudah membutakan mata para pengikutnya salah satunya Marwah Daud sebagai ketua yayasan Dimas Kanjeng yang notabene beliau merupakan seorang cendikiawan, dia sangat yakin akan kehebatan Dimas Kanjeng. Mungkin ini hanya salah satu kasus penipuan bermodus penggandaan uang yang terungkap dan masih banyak lagi kasus serupa yang terjadi. Mudah-mudahan dengan terungkapnya kasus Dimas Kanjeng menjadi pelajaran bagi kita semua untuk bisa menjalani hidup dengan realistis bahwa segala sesuatu hanya bisa dicapai dengan usaha dan kerja keras seperti janji Allah SWT di dalam Al-Qur'an bahwa Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum melainkan kaum itu sendiri yang merubahnya. Mari kita selalu berhati-hati dan waspada terhadap segala modus kejahatan yang ada di sekeliling kita.

Selengkapnya »»

Rabu, 21 September 2016

Mario Teguh dan Ario Kiswinar

Salam super..! itulah kata yang langsung kita ingat ketikaly mendengar nama Mario Teguh. Kepiawaiannya dalam memberikan motivasi kepada orang lain sudah tidak diragukan lagi dalam acara yang selalu dibawakannya pada salah satu televisi swasta Mario Golden Ways. Namun 2 pekan terakhir motivator kondang ini diramaikan dengan munculnya seorang laki-laki bernama Ario Kiswinar yang mengaku sebagai anaknya yang telah lama ditinggalkan dan tak pernah mendapatkan haknya sebagai seorang anak dari Mario Teguh, hingga kemudian dalam acara hitam putih yang ditayangkan di Trans 7, Kiswinar diundang hadir sebagai bintang tamu dan memberikan konfirmasi terhadap kebenaran hubungannya dengan Mario Teguh. Merasa kehidupannya terusik sang Motivator pun langsung angkat bicara sampai memberikan somasi terhadap Deddy Corbuzier selaku pembawa acara Hitam Putih.

Selengkapnya »»

Banjir Bandang di Garut

Rabu dini hari (21/09/2016) tadi, banjir bandang melanda sedikitnya 6 kecamatan di Kabupaten Garut, hujan yang turun sangat deras malam itu mengakibatkan aliran air di sungai Cimanuk meluap hingga merendam pemukiman yang berada di dekat sungai. Dari hasil pencarian dilaporkan sudah ada 20 orang korban, 16 orang belum ditemukan dan sekitar 500 kepala keluarga yang kehilangan rumah akibat bencana ini. Berdasarkan keterangan warga yang rumahnya hancur, bencana itu terjadi ketika warga sedang tidur lelap, sehingga mereka tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga milik mereka. Untuk itu para korban sangat membutuhkan bantuan berupa pakaian dan makanan yang siap saji. Tidak hanya rumah warga yang terseret banjir, sekolah dan rumah sakit umum dr. Slamet juga ikut terendam karena lokasinya yang berada sangat dekat dengan sungai Cimanuk. Para pasien yang kamarnya terendam segera dievakuasi ke lantai atas. Berbagai peralatan rumah sakit pun ikut terendam sehingga proses pengobatan pun sangat terganggu. Selain Kabupaten Garut, banjir juga melanda beberapa kabupaten lainnya yaitu Sumedang, Kuningan dan Cirebon. Dari semua daerah yang terkena bencana tersebut Kabupaten Garut adalah yang paling parah. Mari kita doakan untuk saudara saudara kita yang terkena musibah, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan oleh Allah SWT dalam menghadapi cobaan ini, dan akan ada hikmah yang bisa diambil dari peristiwa ini.

Selengkapnya »»

Sabtu, 10 September 2016

Cara Memotong Hewan Qurban Supaya Tidak Berbau Prengus

12 September 2016 yang jatuh pada hari Senin merupakan hari isimewa bagi seluruh umat Muslim di dunia, karena pada hari itu bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah 1437 H. Pada hari itu umat muslim merayakan hari Raya Iedul Adha dan disunatkan untuk memotong hewan qurban bagi yang mampu. Selain pada tanggal 10 Dzulhijjah, memotong hewan qurban bisa juga pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah. Pada waktu pemotongan hewan qurban kita sering menemukan fenomena bahwa daging hewan yang dipotong bau prengus yang sering dikaitkan dengan hal hal mistis, misalnya hewan yang dagingnya bau merupakan tanda kalau qurbannya tidak ikhlas dan lain sebagainya. Padahal setelah diteliti ternyata penyebab daging hewan bau atau tidak itu terletak pada teknik pemotongan hewan tersebut, untuk mendapatkan daging yang tidak berbau prengus maka pemotong harus memperhatikan nafas hewan tersebut, jangan sampai pemotongan dilakukan ketika hewan itu menarik nafas, karena pada saat itu paru2 hewan itu akan menyedot semua kotoran dan racun yang bersatu dengan oksigen yang mengakibatkan daging hewan yang dipotong menjadi bau, jadi sebaiknya kita harus menunggu sampai hewan itu mengeluarkan nafas dulu baru dipotong. Teknik seperti ini bisa dikuasai dengan pengalaman dan jam terbang yang cukup lama oleh penjagal. Jadi berdasarkan penelitian empiris ternyata adanya fenomena tersebut merupakan hal yang wajar dan logis. Kesimpulan yang dapat kita ambil pada artikel ini yaitu dalam proses pemotongan hewan qurban, selain kita diwajibkan membaca do'a terlebih dahulu, ternyata untuk mendapatkan daging yang baik ada teknik pemotongan juga yang perlu diperhatikan oleh pemotong. Sekian dulu sedikit tips dan informasi dari kami mudah-mudahan artikel yang saya tulis ini bermanfaat bagi semua pembaca.

Selengkapnya »»

Jumat, 09 September 2016

Misteri Kopi Sianida

Topik hangat yang selama ini menjadi perbincangan publik seakan akan menghipnotis setiap orang untuk selalu mengikuti perkembangan kasus ini. Yaitu kasus yang mengakibatkan tewasnya Wayan Mirna Salihin di sebuah kafe Olivier pada 06 Januari 2016 lalu setelah meminum Ice Coffee Vietnam yang dipesan oleh Jessica Kumala Wongso. Kapan kasus pembuhan Mirna itu terungkap? Mungkin inilah pertanyaan yang ada pada setiap orang yang senantiasa selalu mengikuti perkembangan kasus ini. Bagaimana tidak, sudah hampir 1 tahun lamanya peristiwa itu terjadi tetapi sampai sekarang masih belum dapat dibuktikan bahwa Jessica sebagai tersangka tunggal pembunuhan itu. Persidangan demi persidangan pun diselenggarakan dengan memunculkan bukti-bukti baru dari saksi ahli maupun saksi fakta lainnya dengan tujuan yaitu untuk membuat kasus ini segera terungkap kebenarannya. Kini sudah menginjak sidang ke 19, banyak fakta baru dari kubu Jessica yang meringankan dia sebagai tersangka salah satunya yaitu dengan didatangkannya saksi ahli dari Australia, Dr. Beng Beng Ong sebagai ahli Patology Forensik oleh kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan karena dirasa beberapa saksi yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum dinilai belum cukup untuk mengungkap kasus ini. Kehadiran saksi ahli ini menimbulkan masalah baru karena dia tersangkut masalah visa via kunjungan, yang seharusnya menurut perundang undangan Indonesia menggunakan visa bekerja sehingga akhirnya dia dideportasi dan dihukum untuk tidak berkunjung lagi ke Indonesia selama 6 bulan. Seperti biasanya persidangan selalu berjalan panjang dan dilalui dengan ketegangan itu belum bisa membuahkan hasil. Kini masyarakat menjadi seperti punya tontonan baru yang selalu ditunggu untuk episode selanjutnya. Semoga saja perjalanan yang rumit dari kasus ini segera selesai dengan keputusan hakim yang seadil adilnya dan menjadi pengalaman dan pelajaran bagi semua pihak.

Selengkapnya »»